Monday, 7 April 2014

Kado Matahari di Jepang


Matahari

Jepang sebagai negara maju, kini telah membawa manfaat sinar matahari ke level yang lebih tinggi. Matahari adalah sumber energi terbesar yang ada di dunia dan tidak akan pernah habis hingga akhir dari peradaban kelak. Semua kegiatan manusia pasti ada hubungannya dengan matahari, sekecil apapun. Mulai dari menjemur pakaian, membantu pertumbuhan tanaman, sebagai tenaga listrik dan lain-lain. Lalu, karena majunya teknologi negara Jepang, beberapa peneliti di sana telah melakukan banyak penelitian untuk mencari hal lain yang dapat didapatkan dari sinar matahari. Pembangkit listrik tenaga matahari mungkin masih sangat asing di Indonesia, tapi di Jepang tenaga matahari telah digunakan sebagai pembangkit listrik sejak pertengahan tahun 1900an. Jepang adalah salah satu dari beberapa negara yang sukses menggunakan tenaga matahari sebagai sumber listrik.

Nah kali ini, manfaat sinar matahari apalagi yang dikembangkan oleh para ilmuwan Jepang? Rupanya kali ini merupakan hal yang sepele—sinar matahari digunakan sebagai kado. Jadi, karena Jepang merupakan negara yang sering terkena bencana, sering terjadi pemadaman listrik total tidak peduli siang atau malam hari. Oleh karena itu pemerintah Jepang kini berencana untuk memasarkan sinar matahari di dalam botol yang sinarnya sangat mirip dengan sinar matahari asli. Usut punya usut, sinar matahari di dalam botol ini ternyata adalah hasil gabungan dari beberapa elemen kimia yang dapat mengapung di udara sembari mengeluarkan sinar sehingga tampak seperti matahari. Dengan matahari di dalam botol ini, masyarakat Jepang dapat menggunakannya sebagai sumber cahaya ketika pemadaman berlangsung dan dapat juga dikadokan untuk orang-orang tersayang.

Artikel Terkait

Kado Matahari di Jepang
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email